Teori Kepemimpinan

teori kepemimpinan,teori kepemimpinan menurut para ahli,teori kepemimpinan pdf,teori kepemimpinan situasional,teori kepemimpinan menurut para ahli pdf,teori kepemimpinan dalam organisasi,teori kepemimpinan transformasional,teori kepemimpinan karismatik,teori kepemimpinan menurut para ahli 2010,teori kepemimpinan dalam islam,teori kepemimpinan kontemporer,teori kepemimpinan x dan y,teori kepemimpinan adalah,teori kepemimpinan awal,teori kepemimpinan autentik,teori kepemimpinan abraham lincoln,teori kepemimpinan awal dan pendekatan model terkini,teori kepemimpinan autocratic,teori kepemimpinan awal adalah,teori kepemimpinan abraham maslow,teori kepemimpinan autokratis,teori kepemimpinan atributif,teori kepemimpinan behavior,teori kepemimpinan berdasarkan sifat pemimpin,teori kepemimpinan birokrasi,teori kepemimpinan berdasarkan keturunan,teori kepemimpinan bj habibie,teori kepemimpinan bupati karimun,teori kepemimpinan berdasarkan kemungkinan,teori kepemimpinan berdasarkan sifat,teori kepemimpinan bung karno,teori kepemimpinan big bang,teori kepemimpinan contingency,teori kepemimpinan camat,teori kepemimpinan chairul tanjung,teori kepemimpinan contingency pdf,teori ciri kepemimpinan,teori kepemimpinan dan contohnya,teori kepemimpinan yang cocok di indonesia,teori kepemimpinan dan contoh tokohnya,teori kepemimpinan yang cocok untuk indonesia,teori kepemimpinan stephen covey,teori kepemimpinan dalam keperawatan,teori kepemimpinan dalam osis,teori kepemimpinan dalam manajemen,teori kepemimpinan dalam organisasi pdf,teori kepemimpinan demokratis,teori kepemimpinan dalam keperawatan pdf,teori kepemimpinan dan manajemen,teori kepemimpinan efektif,teori kepemimpinan ekologis adalah,teori kepemimpinan ekologis,teori kepemimpinan ebook,teori kepemimpinan etis,teori kepemimpinan emaslim,teori kepemimpinan ekonomi,teori kepemimpinan entrepreneur,teori efektivitas kepemimpinan,teori etika kepemimpinan,teori kepemimpinan fiedler,teori kepemimpinan fungsional,teori kepemimpinan fred fiedler,teori kepemimpinan formal dan informal,teori fungsi kepemimpinan,teori filsafat kepemimpinan,teori fungsi kepemimpinan menurut para ahli,teori kepemimpinan laissez faire,teori kepemimpinan situasional fiedler,teori kepemimpinan situasional fred fiedler,teori kepemimpinan great man,teori kepemimpinan genetis,teori kepemimpinan genetik,teori kepemimpinan george r terry,teori kepemimpinan great man theory,teori kepemimpinan great man dan big bang,teori kepemimpinan guru,teori kepemimpinan gajah mada,teori kepemimpinan gr terry,teori kepemimpinan gary yukl,teori kepemimpinan humanistik,teori kepemimpinan hersey dan blanchard,teori kepemimpinan hmi,teori kepemimpinan hasta brata,teori kepemimpinan henry fayol,teori kepemimpinan hubungan manusia,teori kepemimpinan hindu dalam kitab ramayana disebut,teori kepemimpinan hindu,teori kepemimpinan heredetery theory,teori kepemimpinan harga,teori kepemimpinan islam,teori kepemimpinan integratif,teori kepemimpinan islam pdf,teori kepemimpinan implisit,teori kepemimpinan instruksional,teori kepemimpinan iowa,teori kepemimpinan interaksi dan harapan,teori kepemimpinan indonesia,teori kepemimpinan informal,teori kepemimpinan inovatif,teori kepemimpinan jurnal,teori kepemimpinan jalur tujuan,teori kepemimpinan jawa,teori kepemimpinan john maxwell,teori kepemimpinan jokowi,teori kepemimpinan john adair,teori kepemimpinan jalan-tujuan,teori kepemimpinan jelaskan,teori kepemimpinan jaring manajerial,teori kepemimpinan jalan kecil,teori kepemimpinan klasik,teori kepemimpinan kontingensi,teori kepemimpinan klasik dan modern,teori kepemimpinan keperawatan,teori kepemimpinan kolektif kolegial,teori kepemimpinan kristen,teori kepemimpinan kontingensi pdf,teori kepemimpinan kewirausahaan,teori kepemimpinan lingkungan,teori kepemimpinan likert,teori kepemimpinan lengkap,teori kepemimpinan lokal,teori kepemimpinan lama,teori kepemimpinan leadership,teori kepemimpinan leader member exchange,teori kepemimpinan lapangan,teori kepemimpinan lpc,teori kepemimpinan managerial grid,teori kepemimpinan michigan,teori kepemimpinan manajemen,teori kepemimpinan modern,teori kepemimpinan menurut hersey dan blanchard,teori kepemimpinan maxwell,teori kepemimpinan menurut robbins,teori kepemimpinan nabi muhammad,teori kepemimpinan nelson mandela,teori kepemimpinan nasional,teori kepemimpinan normatif,teori kepemimpinan neoklasik,teori kepemimpinan negara,teori kepemimpinan niccolo machiavelli,teori nilai kepemimpinan,teori kepemimpinan menurut nawawi,teori kepemimpinan menurut nursalam,teori kepemimpinan otoriter,teori kepemimpinan ohio,teori kepemimpinan organisasi,teori kepemimpinan otokratis,teori kepemimpinan otokrasi,teori kepemimpinan ohio state,teori kepemimpinan osis,teori kepemimpinan otentik,teori kepemimpinan ohio dan michigan,teori kepemimpinan ohio state university,teori kepemimpinan ppt,teori kepemimpinan perilaku,teori kepemimpinan pemerintahan,teori kepemimpinan partisipatif,teori kepemimpinan politik,teori kepemimpinan pendidikan,teori kepemimpinan path goal,teori kepemimpinan psikologi,teori kepemimpinan perempuan,teori kepemimpinan rasulullah,teori kepemimpinan robbins,teori kepemimpinan robert house,teori kepemimpinan reddin,teori kepemimpinan romantis,teori kepemimpinan rensis likert,teori kepemimpinan religius,teori kepemimpinan rumah sakit,teori kepemimpinan reciprocal,teori kepemimpinan robert blake,teori kepemimpinan spiritual,teori kepemimpinan sifat,teori kepemimpinan sosial,teori kepemimpinan situasional pdf,teori kepemimpinan sektor publik,teori kepemimpinan servant leadership,teori kepemimpinan situasional dari hersey dan blanchard,teori kepemimpinan secara umum,teori kepemimpinan soeharto,teori kepemimpinan transaksional,teori kepemimpinan tni,teori kepemimpinan transformasional lengkap,teori kepemimpinan transformasional dan transaksional,teori kepemimpinan terbaru,teori kepemimpinan tradisional,teori kepemimpinan transformatif,teori kepemimpinan transformasional pdf,teori kepemimpinan teori sifat,teori kepemimpinan umum,teori kepemimpinan universitas michigan,teori kepemimpinan universitas ohio,teori kepemimpinan universitas iowa,teori kepemimpinan umar bin khattab,teori kepemimpinan universal,teori utama kepemimpinan,teori kepemimpinan menurut universitas michigan,teori kepemimpinan dalam usaha,teori kepemimpinan ohio university,teori kepemimpinan visioner,teori kepemimpinan vroom,teori kepemimpinan visioner menurut para ahli,teori kepemimpinan visioner pdf,teori kepemimpinan transaksional vs transformasional,teori gaya kepemimpinan visioner,teori tentang kepemimpinan visioner,pengertian teori kepemimpinan visioner,teori kepemimpinan wikipedia,teori kepemimpinan walikota batam,teori kepemimpinan weber,teori kepemimpinan wanita,teori kepemimpinan wirausaha,teori kepemimpinan warren bennis,teori kepemimpinan word,teori kepemimpinan max weber,teori kepemimpinan dalam wirausaha,teori kepemimpinan menurut wursanto,teori kepemimpinan x y dan z,teori x y z kepemimpinan,teori kepemimpinan xy,teori kepemimpinan x dan y pdf,teori kepemimpinan x,gaya kepemimpinan teori x dan y,model kepemimpinan teori x dan y,teori kepemimpinan yang baik,teori kepemimpinan yang efektif,teori kepemimpinan yang tepat dalam sistem kesehatan masyarakat,teori kepemimpinan yukl,teori kepemimpinan yang paling baik,teori kepemimpinan y,teori kepemimpinan yang terbaru,teori kepemimpinan yang paling efektif,teori kepemimpinan yang baru,teori kepemimpinan z,teori kepemimpinan x y z,10 teori kepemimpinan,teori kepemimpinan hersey dan blanchard 1977,teori kepemimpinan 2012,teori kepemimpinan 2010,teori kepemimpinan 2013,teori kepemimpinan 2014,teori kepemimpinan 2015,teori kepemimpinan 2005,teori kepemimpinan 2009,teori kepemimpinan tahun 2010,teori kepemimpinan abad 21,teori kepemimpinan tahun 2005,teori kepemimpinan 3 dimensi,teori 3d kepemimpinan,teori model kepemimpinan 3 dimensi,3 teori kepemimpinan,teori kepemimpinan edu 3108,teori kepemimpinan 4m,teori kepemimpinan ada 4,5 teori kepemimpinan,6 teori kepemimpinan,7 teori kepemimpinan,8 teori kepemimpinan,8 teori kepemimpinan menurut danim,9 teori kepemimpinan

1. Teori Kepemimpinan Sifat ( Trait Theory )

Analisis ilmiah tentang kepemimpinan beerangkat dari pemusatan perhatian pemimpin itu sendiri. Teori sifat berkembang pertama kali di Yunani Kuno dan
Romawi yang beranggapan bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukannya diciptakan yang kemudian teori ini dikenal dengan “the greatma theory”

Dalam perkemabangannya, teori ini mendapat pengaruh dari aliran perilaku pemikir psikologi yang berpandangan bahwaa sifat – sifat kepemimpinan tidak
seluruhnya dilahirkan, akan tetapi juga dapat dicapai melalui pendidikan dan pengalaman. Sifat – sifat itu antara lain ; sifat fisik, mental dan kepribadian

2. Teori Kepemimpinan Perilaku dan Situasi

Berdasarkan penelitian, perilaku seorang pemimpin yang mendasarkan teori ini memiliki kecenderungan kearah dua hal:

a. Konsiderasi yaitu kecenderungan pemimpin yang menggambarkan hubungan akrab dengan bawahan. Contoh gejala yang ada dalam hal ini seperti: membela bawahan, memberi masukan kepada bawahan dan bersedia bekonsultasi dengan bawahan.
b. Struksur inisiasi yaitu kecenderungan seorang pemimpin yang memberikan batasan kepada bawahan. Contoh yang dapat dilihat, bawahan mendapat instruksi dalam pelaksanaan tugas, kapan, bagaimana pekerjaan dilakukan, dan hasil apa yang akan dicapai.

Jadi berdasarkan teori ini, seorang pemimpin yang baik adalah bagaimana seorang pemimpin yang memiliki perhatian yang tinggi kepada bawahan dan terhadap hasil yang tinggi juga.
Kemudian juga timbul teori kepemimpinan situasi dimana seorang pemimpin harus merupakan seorang pendiagnosa yang baik dan harus bersifat fleksibel, sesuai dengan perkembangan dan tingkat kedewasaan bawahan.

3. Teori kontingensi

Mulai berkembang th 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem manajemen yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya. Sistem ini disebut sistem organik (sebagai lawan sistem mekanistik), pada sistem ini mempunyai beberapa ciri:

  • Substansinya adalah manusia bukan tugas.
  • Kurang menekankan hirarki
  • Struktur saling berhubungan, fleksibel, dalam bentuk kelompok
  • Kebersamaan dalam nilai, kepercayaan
  • Norma Pengendalian diri sendiri, penyesuaian bersama

4. Teori Behavioristik

Behaviorisme merupakan salah aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek – aspek mental. Dengan kata lain, behaviorisme tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar. Pendekatan ini menekankan bahwa manajemen yang efektif bila ada pemahaman tentang pekerja – lebih berorientasi pada manusia sebagai pelaku. Beberapa tokohnya, antara lain:

Baca Juga  Cara Cepat Menghitung Angka Kredit Kinerja Guru

a. Maslow

Individu mempunyai 5 kebutuhan dasar yaitu physical needs, security needs, social needs, esteem needs, self actualization needs. Kebutuhan tersebut akan menimbulkan suatu keinginan untuk memenuhinya. Organisasi perlu mengenali kebutuhan tersebut dan berusaha memenuhinya agar timbul kepuasan.

b. Douglas Mc Gregor (1906-1964)

Teori X dan teori Y. Teori X melihat karyawan dari segi pessimistik, manajer hanya mengubah kondisi kerja dan mengektifkan penggunaan rewards & punishment untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Teori Y melihat karyawan dari segi optimistik, manajer perlu melakukan pendekatan humanistik kepada karyawan, menantang karyawan untuk berprestasi, mendorong pertumbuhan pribadi, mendorong kinerja.

5. Teori Humanistik

Teori ini lebih menekankan pada prinsip kemanusiaan. Teori humanistic biasanya dicirikan dengan adanya suasana saling menghargai dan adanya kebebasan. Teori Humanistik dengan para pelopor Argryris, Blake dan Mouton, Rensis Likert, dan Douglas McGregor. Teori ini secara umum berpendapat, secara alamiah manusia merupakan “motivated organism”. Organisasi memiliki struktur dan sistem kontrol tertentu.

Fungsi dari kepemimpinan adalah memodifikasi organisasi agar individu bebas untuk merealisasikan potensi motivasinya didalam memenuhi kebutuhannya dan pada waktu yang sama sejalan dengan arah tujuan kelompok. Apabila dicermati, didalam Teori Humanistik, terdapat tiga variabel pokok, yaitu;

  1. kepemimpinan yang sesuai dan memperhatikan hati nurani anggota dengan segenap harapan, kebutuhan, dan kemampuan-nya,
  2. organisasi yang disusun dengan baik agar tetap relevan dengan kepentingan anggota disamping kepentingan organisasi secara keseluruhan.
  3. interaksi yang akrab dan harmonis antara pimpinan dengan anggota untuk menggalang persatuan dan kesatuan serta hidup damai bersama-sama. Blanchard, Zigarmi, dan Drea bahkan menyatakan, kepemimpinan bukanlah sesuatu yang Anda lakukan terhadap orang lain, melainkan sesuatu yang Anda lakukan bersama dengan orang lain (Blanchard & Zigarmi, 2001).
Baca Juga  GERAKAN AYO SEKOLAH KABUPATEN SAMBAS

KINERJA

Kinerja adalah tingkat keberhasilan seseorang atau kelompok orang dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta kemampuan untuk mencapai tujuan dan standar yang telah ditetapkan (Sulistyorini, 2001). Sedangkan Ahli lain berpendapat bahwa Kinerja merupakan hasil dari fungsi pekerjaan atau kegiatan tertentu yang di dalamnya terdiri dari tiga aspek yaitu: Kejelasan tugas atau pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya; Kejelasan hasil yang diharapkan dari suatu pekerjaan atau fungsi; Kejelasan waktu yang diperlukan untuk menyelesikan suatu pekerjaan agar hasil yang diharapkan dapat terwujud (Tempe, A Dale, 1992).

Fatah (1996) Menegaskan bahwa kinerja diartikan sebagai ungkapan kemajuan yang didasari oleh pengetahuan, sikap dan motivasi dalam menghasilkan sesuatu pekerjaan.

Dari beberapa penjelasan tentang pengertian kinerja di atas dapat disimpulkan bahwa Kinerja guru adalah kemampuan yang ditunjukkan oleh guru dalam melaksanakan tugas atau pekerjaannya. Kinerja dikatakan baik dan memuaskan apabila tujuan yang dicapai sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

8. KESIMPULAN PENELITAN TERDAHULU

Pengaruh efektivitas kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru oleh Sumiati, M.Pd adalah :

Secara umum rendahnya mutu pendidikan dapat disebabkan oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Rendahnya profesionalisme disebabkan beberapa hal : masih banyak guru yang tidak menekuni profesinya secara total, rentan dan rendah kepatuhan guru terhadap norma dan etika profesi keguruan, pengakuan terhadap ilmu pendidikan dan keguruan masih setengah hati dari pengambilan kebijakan dan pihak-pihak terlibat, masih belum smootnya perbedaan tentang proporsi, materi ajar yang diberikan kepada calon guru, masih belum berfungsinya organisasi guru.

Motivasi merupakan suatu kekuatan potensial yang ada pada diri seseorang manusia, yang dapat dikembangkannya sendiri, atau dikembangkan oleh sejumlah kekuatan luar yang pada intinya sekitar imbalan moneter, dan imbalan non moneter, yang dapat mempengaruhi hasil kinerjanya secara positif atau negatif, hal mana tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi orang yang bersangkutan. Motivasi juga bukan merupakan hal yang mudah dilakukan, karena seorang pimpinan sulit untuk mengetahui kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) yang diperlukan oleh seorang bawahan dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Baca Juga  Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Guru

Segi kepemimpinan, seorang kepala sekolah mungkin perlu mengadopsi gaya kepemimpinan transformasional, agar semua potensi yang ada di sekolah dapat berfungsi secara optimal. Kepemimpinan transformasional dapat didefinisikan sebagai gaya kepemimpinan yang mengutamakan pemberian kesempatan, dan atau mendorong semua unsur yang ada dalam sekolah untuk bekerja atas dasar sistem nilai (values system) yang luhur, sehingga semua unsur yang ada di sekolah (guru, siswa, pegawai, orangtua siswa, masyarakat, dan sebagainya) bersedia, tanpa paksaan, berpartisipasi secara optimal dalam mencapai tujuan ideal sekolah.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja guru dan merupakan permasalahan adalah aspek kualifikasi standard guru dan relevansi antara bidang keahlian guru dengan tugas mengajar. Faktor yang mempengaruhi kinerja seseorang : latihan dan pengalaman kerja, pendidikan, sikap kepribadian, organisasi, para pemimpin kondisi social kebutuhan individu.

Kinerja guru harus selalu ditingkatkan mengingat tantangan dunia pendidikan untuk menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di era global semakin ketat. Kinerja guru (performance) merupakan hasil yang dicapai oleh guru dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta penggunaan waktu. Upaya-upaya untuk meningkatkan kinerja itu biasanya dilakukan dengan cara memberikan motivasi disamping cara-cara yang lain.

9. DAFTAR PUSTAKA BAHASA INDONESIA

http://ubed-centre.blogspot.com/2006/12/motivasi-berorganisasi-sebuah-catatan.html. Akses tanggal 10 Desember 2010
http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/mandiri/2002/01/4/man01.html. Akses Tanggal 2010.
http://lilisulastri.wordpress.com/category/perilaku-organisasi-organizatonal-behavior/Akses Tanggal 10 Desember 2010
http://ilmiahmanajemen.blogspot.com/2008/10/pengaruh-faktor-motivasi-terhadap.html. Akses tanggal 10 Desember 2010
http://teorionline.wordpress.com/2010/01/25/teori-kinerja. Akses tanggal 10 Desember 2010
Robbins P. S. Perilaku Organisasi , Edisi Bahasa Indonesia. Prehallindo. Jakarta.1996
Teori-teori Kepemimpinan http://wawan-junaidi.blogspot.com/2010/01/teori-teori-kepemimpinan.html.Akses tanggal 10 Desember 2010
Umam Khaerul. Perilaku Organisasi. Bandung. Pustaka Setia. Bandung. 2010

Standar Nasional Pendidikan (SNP). Asa Mandiri. Jakarta. 2006

Berikan Tanggapan Anda