Efektivitas Mengajar Guru

efektivitas mengajar guru

Menurut Sardiman (2000:123) Guru adalah salah satu komponen manusiawi dalam proses belajar mengajar yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumbr daya manusia yang potensial di bidang pembangaunan. Berdasarkan pengertian guru di atas maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa Guru adalah seseorang yang memiliki wewenang dan bertanggungjawab untuk mendidik dan mengajar peserta didik, baik secara individual maupun secara klasikal yang berlangsung baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.

Efektivitas, dalam suatu kegiatan belajar mengajar ada target bahan ajar yang harus dicapai oleh setiap guru di sekolah, yang didasarkan pada kurikulum yang berlaku saat itu. Jumlah bahan ajar yang banyaknya terangkum dalam kurikulum yang seringkali tidak sepadan dengan porsi waktu yang tersedia pada hari efektif. Disisi lain semua guru dituntut untuk bisa mencapai target tersebut. Untuk itu perlu adanya strategi efektivitas mengajar guru yang dilaksanakan di sekolah. Mengingat tugas dan peran seorang guru yang sangat besar dan merupakan unsur yang sangat penting dalam bidang pendidikan, maka seorang guru harus mampu menempatkan kedudukannya sebagai tenaga yang profesional, sesuai dengan tututan dari masyarakat yang semakin berkembang.

Sebagai seorang pendidik, guru bertugas mengajar dan menanamkan nilai-nilai dan sikap kepada siswanya, untuk melaksanakan tugas tersebut seorang guru harus memiliki berbagai kompetensi dan kepribadian yang menarik. Mengajar merupakan aktivitas mentransfer ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh seorang guru dan peserta didik selaku penerima ilmu pengetahuan tersebut. Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan adanya proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru berlangsung secara efektif. Di bawah ini akan diuraikan ciri-ciri mengajar yang efektif sebagai panduan bagi guru dalam melaksanakan praktik pengajaran di kelas.

Baca Juga  Pembelajaran Aktif, Kreatif dan Efektif



Menurut Moh. Uzer Usman (2010:21) terdapat lima variabel yang mendukung terciptanya kondisi belajar-mengajar yang efektif, yaitu:

(a) Melibatkan siswa secara aktif,
(b) Menarik minat dan perhatian siswa,
(c) Membangkitkan motivasi siswa,
(d) Prinsip Individualitas,
(e) Peragaan dalam pembelajaran.

Menurut Nasution (2009:1100 ) ciri-ciri guru yang efektif dalam melakukan pengajaran di kelas, yaitu:

(a) Memulai dan mengakhiri pelajaran tepat waktu,
(b) Mengemukakan tujuan pelajaran pada permulaan pelajaran,
(c) Menyajikan pelajaran baru langkah demi langkah dan memberi latihan pada akhir setiap langkah,
(d) Mengajukan banyak pertanyaan dan berusaha memperoleh jawaban dari semua atau sebanyak-banyaknya siswa untuk mengetahui pemahaman setiap siswa,
(e) Memantau kemajuan siswa, member balikan yang sistematis dan memperbaiki setiap kesalahan
(f) Mengadakan evaluasi berdasarkan tujuan yang telah ditentukan.

Sedangkan menurut Chris Kyriacou (2009:26) terdapat beberapa karakteristik pengajaran yang efektif, yaitu:

(a) Jelasnya keterangan dan petunjuk guru,
(b) Terbangunnya iklim ruang kelas yang berorientasi tugas,
(c) terbentuknya dan terpeliharanya momentum dan gerak langkah pelajaran,
(d) Pemantauan kemajuan peserta didik dan pemenuhan kebutuhan peserta didik dengan cepat,
(e) Penyampaian pelajaran yang terstruktur dengan baik dan terorganisasi dengan baik.

Guru hendaknya dapat menjadi guru yang benar-benar professional, tidak hanya professional dengan mendapatkan sertifikat pendidik, tetapi lebih jauh lagi professional secara keilmuan dan praktik di lapangan. Sebab dengan profesionalisme yang dimiliki akan meningkatkan kepuasan kerja serta harkat dan martabat guru itu sendiri.

Berikan Tanggapan Anda