LAHIRNYA SEBUAH GERAKAN


Oleh : Uray Iskandar

            Gerakan secara garis besar adalah suatu tindakan persatuan yang  mengarah pada satu kesatuan unit fungsional. Pada dasarnya gerakan itu timbul akibat ada keresahan masyarakat akan kondisi yang ada untuk menuju perubahan yang diinginkan. Gerakan dapat berupa  aktivitas atau tindakan sekelompok yang merupakan kelompok informal yang berbentuk organisasi, berjumlah besar atau individu yang secara spesifik berfokus pada suatu isu-isu sosial atau politik dengan melaksanakan, menolak, atau mengkampanyekan sebuah perubahan. Gerakan fokus bertujuan untuk mempengaruhi atau terfokus pada kelompok atau masyarakat pada umumnya, misalnya, menganjurkan perubahan sistem. Beberapa kelompok ini akan berubah atau menjadi atau akan bergabung dengan kelompok yang dibentuknya, tetapi banyak tetap berada di luar sistem kelompok tersebut

Gerakan Inovasi adalah sebuah gerakan yang ingin mengaktifkan norma-norma tertentu, nilai-nilai, dan lain-lain. Sedangkan gerakan konservatif adalah  gerakan yang ingin menjaga norma-norma yang ada, nilai, dan sebagainya Sebagai contoh, anti-abad ke-19, gerakan modern menentang penyebaran makanan transgenik dapat dilihat sebagai gerakan konservatif bahwa mereka bertujuan untuk melawan perubahan teknologi.

Sekarang banyak masyarakat kita atau sekelompok orang yang senang dengan adanya perubahan untuk kemajuan membentuk sebuah gerakan, yang tujuan utamanya adalah untuk mengajak masyarakat atau kelompok lain terpengaruh dalam isu perubahan yang diinginkan. Tapi bagaimana impian tersebut mau terwujud secara nyata, karena gerakan yang mereka bentuk hanya merupakan kebutuhan sesaat, atau boleh dikatakan sebagai sebuah program biasa saja bukan program yang luar biasa yang selalu diadakan monitoring dan evaluasi   secara berkala dan kontinyu.

Dengan demikian sebuah gerakan merupakan gerakan yang lahir dari prakarsa masyarakat dalam menuntut perubahan dalam institusi, kebijakan atau  struktur pemerintahan. Disini terlihat tuntutan perubahan itu lahir karena melihat kebijakan yang ada tidak sesuai dengan konteks masyarakat yang ada maupun bertentangan dengan kepentingan masyarakat scara umum. Gerakan itu dilahirkan oleh  kondisi yang memberikan kesempatan bagi gerakan itu. Jadi ada sekelompok besar rakyat yang terlibat secara sadar untuk menuntaskan sebuah proses perubahan sosial. Selanjutnya pergerakan dari individu-individu, kelompok yang mempunyai tujuan yang sama yaitu suatu perubahan sosial.

Apabila masyarakat menginginkan adanya perubahan terhadap perubahan dimasyarakat kita yang masih banyak anak yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi membentuk sebuah gerakan yang dinamakan dengan Gerakan Ayo Sekolah. Berarti tujuan utama dari gerakan tersebut adalah memberikan motivasi kepada masyarakat untuk dapat menlanjutkan pendidikan anak ke jenjang yang lebih tinggi, menghindari peserta didik untuk kawin atau kerja pada usia dini, mengurangi jumlah siswa yang tidak melanjutkan pada jenjang SMP/MTs dan SMA/MA ataupun SMK.

Sedangkan apabila masyarakat menginginkan adanya perubahan dari hasil pertanian supaya meningkat dengan membuat sebuah gerakan sejuta ton, artinya mengajak masyarakat untuk dapat meningkatkan hasil pertanian mereka dari tahun sebelumnya, sehingga tingkat hasil dan kesejahteraan petani meningkat pula.

Selanjutnya ada juga gerakan penanaman sejuta pohon dalam rangka upaya pelestarian lingkungan dan penghijauan serta untuk mengurangi lahan kritis. Bahkan ada juga kita pernah mendengar  gerakan sayang ibu. Semua itu berasal dari rasa kekhawatiran kita selaku masyrakat terhadap perubahan/ gejala sosial di masyarakat yang tidak adil dalam memperlakukan keadaan alam ataupun perlakuan mereka terhadap kehidupan masyarakat sekitarnya.

Lahirnya sebuah gerakan sebenarnya patut untuk kita dukung karena akan berimplikasi bagi perubahan yang positip bagi kehidupan masyarakat kita berbangsa dan bernegara. Apabila sebuah gerakan tidak didukung oleh masyarakat, maka gerakan yang diharapkan tersebut hanya sebagai sebuah gerakan yang tumbuh dan lahir hanya sesaat dan bahkan hanya dilaksanakan untuk mengisi sebuah program seremonial saja.

Apabila kita berkaca pada perjuangan rakyat Indonesia melawan dan mengusir penjajah dulu juga dilatar belakangi oleh sebuah gerakan. Tentunya kita mengenal gerakan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada masa itu, baik yang dikenal dengan nama Budi Utomo, Perhimpunan Indonesia, Tiga Serangkai dan lain-lainnya. Gerakan-gerakan yang mereka bentuk tentunya sudah menunjukkan pada perjuangan untuk mencapai suatu tujuan yakni Indonesia Merdeka

Baca Juga  Kompetensi Pedagogis Guru

Berikan Tanggapan Anda